Pengalaman menjadi Sales Speedy.
Gimana sih cara yang baik untuk menawarkan sesuatu produk kepada konsumen ?
Yah kalau dibilang susah ya susah, tapi kalau dibilang mudah.. ya sangat mudah sih..
Pada dasarnya kalau kita mau menawarkan sesuatu produk, maka kita harus tau tentang manfaat, guna dan keuntungan dari produk tersebut, dan kalau mungkin kita juga bisa menjelaskan kekurangan atau kelemahan produk tersebut sekecil mungkin. Sehingga konsumen akan tertarik untuk membeli produk yang kita tawarkan.
Saya pernah menawarkan produknya TELKOM, yaitu salah satunya tentang akses ke Internet dengan menggunakan SPEEDY.
Karena saat ini saya juga salah satu pengguna SPEEDY.
Selamat siang.... Pak ?
Apakah Bapak berminat untuk menggunakan akses Internet ?
Saya akan menawarkan untuk Bapak mau menggunakan SPEEDY untuk akses internet
Ahh... SPEEDY mahal.. dan katanya SPEEDY sering ngelag.
Dan saya kuatir kalau pasang internet, ntar anak-anak saya suka buka situs porno.
Calon pelanggan yang begini kita harus bisa menjelaskan dengan baik dan tepat suatu produk yang akan kita tawarkan dengan banyak keuntungan dan kemudahan.
Wah... Pak masa sih mahal ? coba Bapak bayangkan kalau kita menggunakan internet maka anak-anak akan lebih banyak bisa mengakses pelajaran sekolahnya dari Internet.
Coba kalau harus membeli buku-buku, dah mahal harus mencari keluar dan lain lain.
Trus kalau anak-anak pingin punya koleksi lagu, film dan sebagainya kan gak perlu beli cassete atau cd nya, cukup dengan mengakses Internet semua bisa di dapat.
atau kalau Bapak ingin membeli sesuatu kan gak perlu pergi ke tempat nya, cukup Bapak mengaksesnya dan bayar dech via ATM bapak, sangat mudah kan.
SPEEDY katanya kurang bagus......
Nah dalam hal pertanyaan ini kita harus tau betul tehnologi dari suatu produk tersebut.
Misalkan kita jelaskan kepada calon pelanggan bahwa SPEEDY akan baik kalau jaringan perkabelan di rumah Bapak dalam keadaan baik.
SPEEDY tidak boleh ada paralel sebelum spliternya, sehingga Bapak dapat menggunakan akses speedy secara bersamaan dengan menggunakan telepon tanpa ada gangguan.
Kita juga harus jelaskan kepada calon pelanggan bahwa koneksi SPEEDY dapat disetting dengan cara Otomatis (PPPoE) atau dial up (Bridging).
Setting Otomatis maka begitu modem dihidupkan maka perhitungan waktu atau bite nya akses ke Internet sudah berjalan, maka dalam hal setting seperti ini Bapak harus mematikan modem jiga tidak menggunakan internet.
Setting Dial Up maka kita harus mengkonek terlebih dahulu baru dihitung dan kalau kita mau selesai cukup kita mendisconnect kan.
Ada lagi yang perlu nantinya untuk Bapak perhatikan, jika Bapak sudah menjadi pelanggan SPEEDY dan Bapak memilih Quota 1 Gg, maka Bapak jangan terlalu sering membuka atau mendownload lagu, film apa lagi nonton video streaming maka quota Bapak akan cepat habis.
Trus kalau kelebihan pemakaiaanya ? Yah bapak akan menambah biaya lagi setiap kelebihan 1 mega biayanya sebesar Rp 500,- Dalam quot 1 Gg bukan waktu yang dihitung tetapi pemakaian bite nya yang dihitung.
Kalau Bapak memilih Time Based, maka yang dihitung bukan pemakaian bite nya, tetapi waktu yang dihitung saat Bapak tersambung dengan internet.
dan kelebihan waktu per jam nya biayanya Rp. 1.500,- setiap jam.
Anak-anak kalau buka situs porno apa bisa di blok
Yah namanya ada terjadi suatu perubahan, pasti ada konsekuensinya. Kalau ingin maju pasti juga ada tantangannya. dan kalau mereka tetap ingin melihat situs tersebut, kita cukup mengingatkan kalau itu tidak baik dan itu harus dibuat sebagai pelajaran dan education kepada anak-anak kita untuk tidak berbuat seperti itu.
Oh gitu yaaa......
Ya jadi saya akan menjadi pelanggan SPEEDY
Nah kalau sudah begini keadaanya maka pelanggan puas dengan keterangan yang kita berikan dah Bapak tersebut sudah menjadi pelanggan SPEEDY.
Terakhir kita titipkan pesan ke Bapak tersebut untuk menyebarkan kepada rekan-rekannya, familynya bahwa menggunakan SPEEDY banyak keuntungan dan kualitasnya pun bagus.
Demikian pengalaman saya menjadi sales SPEDY.
Jumat, 11 Desember 2009
ZIARAH KE MAKAM
Kebiasaan dimana kita berada biasanya pada waktu menjelang bulan Ramadhan ataupun menjelang Idul Fitri sering kita lihat banyak orang yang pergi berziarah ke makam keluarga yang telah berpulang ke Ramatullah.
Beraneka ragam mereka mengunjungi makam, ada yang membawa bunga-bunga, air, bahkan ada pula yang membawa kemenyan.
Mereka semua mendoakan keluarga, disamping membersihkan makamnya. Adapula makam yang terbuat dari keramik yang sudah tidak mungkin bisa lagi di pakai untuk generasi selanjutnya yang seperti sudah milik mereka, padahal tanah itu merupakan tanah wakaf.
Tetapi kenapa kita juga harus mengunjungi makam pada moment tersebut ?
Padahal kita bisa kapan saja datang kemakam dan mendoakan keluarga, terutama orang-orang tua kita yang telah berpulang keRahmatulah setiap saat dan dimana saja bukan ?
Jadi apa sebenarnya tujuan kita datang ke Makam ?
Yah katanya sih kita harus mendoakan mereka sebagai anak yang soleh, minta ampun pada mereka dan banyak lagi tujuaanya, itu terserah pada mereka karena semuanya perbuatan tersebut adalah perbuatan yang baik, dimana kita semua dapat mengenang jasa-jasa mereka yang telah mereka berikan kepada kita semasa hidupnya.
Bagi saya itu rasanya kurang cukup, karena bukan hanya doa saja yang harus kita kirimkan kepada mereka (terutama orang tua kita) tetapi perbuatan kita yang hidup didunia ini yang membuat mereka dialam sana lebih tenang.
Misalkan dimana kita bertempat tinggal, kita harus mampu menunjukan perilaku sehari-hari sesama masyarakat disekitar kita. Kita tidak pernah membuat onar di tempat tinggal, ramah, sopan, tidak sombong dan bergaul dengan baik ditengah-tengah masyarakat, aktif dalam kegiatan sosial dan lain-lainya. Begitu pula dengan anak-anak kita, kita bisa membuat mereka baik, mempunyai prestasi dan lain-lainnya.
Kita dalam rumah tangga tidak pernah ribut, akur, hidup tenteram dan lain-lainya.
Sehingga kita bisa dijuluki oleh tetangga dan masyarkat disekitar kita " Wah keluarga itu memang keluarga yang baik, ramah, tidak sombong dan berhasil dalam mendidik anak-anaknya " walaupun tidak dengan bergelimang harta.
Predikat yang bisa kita buat seperti inilah yang sangat di harapkan oleh orang-orang tua kita yang telah berpulang ke Rahmatullah. Sehingga akan ada ucapan dari masyarakat, " Wah memang anak mendiang "anu" itu keluarga yang baik dan bahagia. Sehingga pujian-pujian yang diberikan masyarakat kepada orang tua kita terus mengalir. Karena itu juga merupakan doa-doa.
Jangan kita yang membuat kesalahan, tetapi orang tua kita yang telah meninggal dunia itu ikut menerima umpatanya, tetapi harumkanlah nama orang tua kita, pejuang-pejuang kita yang telah meninggal dunia.
Namun sampai saat ini kiranya saya belum mampu untuk berbuat seperti itu.
Semoga Allah SWT, selalu memberikan Hidayahnya kepada kami sekeluarga, apa yang kami harapkan seperti diatas. Terlalu banyak godaan yang kami hadapi.
Inilah ziarah kami kemakam.
Semoga Allah mengabulkan doa-doa kami,
Amin......
Beraneka ragam mereka mengunjungi makam, ada yang membawa bunga-bunga, air, bahkan ada pula yang membawa kemenyan.
Mereka semua mendoakan keluarga, disamping membersihkan makamnya. Adapula makam yang terbuat dari keramik yang sudah tidak mungkin bisa lagi di pakai untuk generasi selanjutnya yang seperti sudah milik mereka, padahal tanah itu merupakan tanah wakaf.
Tetapi kenapa kita juga harus mengunjungi makam pada moment tersebut ?
Padahal kita bisa kapan saja datang kemakam dan mendoakan keluarga, terutama orang-orang tua kita yang telah berpulang keRahmatulah setiap saat dan dimana saja bukan ?
Jadi apa sebenarnya tujuan kita datang ke Makam ?
Yah katanya sih kita harus mendoakan mereka sebagai anak yang soleh, minta ampun pada mereka dan banyak lagi tujuaanya, itu terserah pada mereka karena semuanya perbuatan tersebut adalah perbuatan yang baik, dimana kita semua dapat mengenang jasa-jasa mereka yang telah mereka berikan kepada kita semasa hidupnya.
Bagi saya itu rasanya kurang cukup, karena bukan hanya doa saja yang harus kita kirimkan kepada mereka (terutama orang tua kita) tetapi perbuatan kita yang hidup didunia ini yang membuat mereka dialam sana lebih tenang.
Misalkan dimana kita bertempat tinggal, kita harus mampu menunjukan perilaku sehari-hari sesama masyarakat disekitar kita. Kita tidak pernah membuat onar di tempat tinggal, ramah, sopan, tidak sombong dan bergaul dengan baik ditengah-tengah masyarakat, aktif dalam kegiatan sosial dan lain-lainya. Begitu pula dengan anak-anak kita, kita bisa membuat mereka baik, mempunyai prestasi dan lain-lainnya.
Kita dalam rumah tangga tidak pernah ribut, akur, hidup tenteram dan lain-lainya.
Sehingga kita bisa dijuluki oleh tetangga dan masyarkat disekitar kita " Wah keluarga itu memang keluarga yang baik, ramah, tidak sombong dan berhasil dalam mendidik anak-anaknya " walaupun tidak dengan bergelimang harta.
Predikat yang bisa kita buat seperti inilah yang sangat di harapkan oleh orang-orang tua kita yang telah berpulang ke Rahmatullah. Sehingga akan ada ucapan dari masyarakat, " Wah memang anak mendiang "anu" itu keluarga yang baik dan bahagia. Sehingga pujian-pujian yang diberikan masyarakat kepada orang tua kita terus mengalir. Karena itu juga merupakan doa-doa.
Jangan kita yang membuat kesalahan, tetapi orang tua kita yang telah meninggal dunia itu ikut menerima umpatanya, tetapi harumkanlah nama orang tua kita, pejuang-pejuang kita yang telah meninggal dunia.
Namun sampai saat ini kiranya saya belum mampu untuk berbuat seperti itu.
Semoga Allah SWT, selalu memberikan Hidayahnya kepada kami sekeluarga, apa yang kami harapkan seperti diatas. Terlalu banyak godaan yang kami hadapi.
Inilah ziarah kami kemakam.
Semoga Allah mengabulkan doa-doa kami,
Amin......
MENYAMBUT RAMADHAN
Saya dan keluarga memohon maaf yang sedalam-dalamnya kepada semua kawan-kawan, orang-orang tua kami, kaum family, jiran tetangga yang selama ini mungkin ada tingkah laku kami sekeluarga baik disengaja maupun tidak yang mungkin menjadi upat puji dan dosa, sehingga nanti dalam menjalankan ibadah puasa dalam keadaan fitrah.
Dan kami juga mendoakan kepada semua yang menjalankan ibadah puasa kiranya menjadi orang yang Taqwa, dan diterima segala amal ibadahnya, serta selalu dalam Lindangan Allah SWT. Amin.........
Waasalam kami sekeluarga
HAKEKAT PUASA
RAMADHAN berasal dari kata ramidha, yarmadhu, ramadhan yang artinya terik, sangat panas atau terbakar. Ramadhan dapat juga diartikan sebagai pembakaran, peleburan atau penghapusan atas segala dosa. .Pada dasarnya bulan ramadhan merupakan bulan yang penuh berkah dan maghfirah , sehingga dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh bukhari menyatakan bahwa pada bulan ini Allah SWT akan membuka setiap pintu surga dan akan membelenggu syaithan dan menjadi sarana untuk meningkatkan kualitas keimanan dan ketaqwaan . Selain itu ramadhan merupakan bulan yang Allah SWT telah mewajibkan puasa bagi orang yang beriman. QS. Al-Baqarah 183Hakekat puasa menurut bahasa yaitu al’imsak (menahan diri), adapun pengertian menahan diri dengan niat dari seluruh yang membatalkan puasa seperti makan, minum dan lain-lain mulai dari terbit fajar sampai terbenam matahari. Namun, secara implisit dalam puasa terdapat dua nilai yang menjadi parameter antara sah atau rusaknya puasa seseorang.Pertama, Nilai Formal yaitu puasa hanya ditinjau dari segi menahan lapar, haus dan birahi. Maka menurut nilai ini, seseorang telah dikatakan berpuasa apabila dia tidak makan, minum dan melakukan hubungan seksual mulai dari terbit fajar sampai terbenam matahari. Rasulullah SAW telah memberikan warning terhadap umat muslim melalui sebuah hadistnya : "Banyak orang yang puasa mereka tidak mendapatkan apa-apa melainkan hanya rasa lapar dan haus saja". puasa tidak hanya menahan rasa lapar, haus dan gairah birahi saja, melainkan dalam puasa terkandung berbagai aturan, dan makna yang harus ditaati.
Kedua, Nilai Fungsional yaitu yang menjadi parameter sah atau rusaknya puasa ditinjau dari segi fungsinya. Adapun fungsinya yaitu untuk menjadikan manusia bertakwa (laa'lakum tattaqun). QS. Al-Baqarah 183, puasa seseorang sah dan tidak rusak apabila dapat mencapai kualitas ketakwaan terhadap Allah SWT. Hakekat puasa dalam pandangan dapat dibagi sebagaimana berikut ini:
Kedua, Nilai Fungsional yaitu yang menjadi parameter sah atau rusaknya puasa ditinjau dari segi fungsinya. Adapun fungsinya yaitu untuk menjadikan manusia bertakwa (laa'lakum tattaqun). QS. Al-Baqarah 183, puasa seseorang sah dan tidak rusak apabila dapat mencapai kualitas ketakwaan terhadap Allah SWT. Hakekat puasa dalam pandangan dapat dibagi sebagaimana berikut ini:
1. Tarbiyat aliradat , pendidikan keinginan atau kemauan merupakan fitrah manusia. Karena itu puasa dapat mendidik atau membimbing kemauan manusia baik yang positif maupun yang negatif. Dengan puasa, kemauan positif akan terus termotifasi untuk labih berkembang dan meningkat, sedangkan kemauan negatif, puasa akan membimbing dan mengarahkan agar kemauan tersebut tidak terlaksana (Sifat Rububiyah, yaitu sifat yang mendorong untuk selalu berbuat baik. dan Sifat Syaithoniyah, inilah sifat yang mendorong seseorang untuk berbuat kesalahan dan kejahatan.serta Sifat Bahimiyah (kehewanan), sesuai dengan istilah yang diberikan pada manusia sebagai mahluk biologis. Dan Sifat Subuiyah, yaitu sifat kejam dan kezaliman yang terdapat dalam dari manusia).
2. Thariqat almalaikat Malaikat merupakan makhluk suci, yang selalu taat dan patuh terhadap segala perintah Allah. Orang yang puasa ketaatannya merupakan suatu bukti bahwa jiwanya tidak dikuasai oleh hawa nafsunya, juga akan mengalami iklim kesucian laksana seorang bayi yang baru lahir, jiwanya terbebas dari setiap dosa dan kesalahan. Inilah janji Allah yang diberikan untuk orang yang berpuasa dan melaksanakan setiap amalan dan ibadah pada bulan Ramadhan.
3. Tarbiyat alilahiyyat (pendidikan ketuhanan) yaitu merupakan sistem pendidikan Allah SWT dalam rangka mendidik atau membimbing manusia. Pendidikan ini mengandung dua fungsi yaitu:
a. Sebagai sistem yang pasti untuk mendidik manusia supaya menjadi hamba tuhan yang taat dan patuh.
b. Sebagai suatu sistem yang dapat mendidik sifat rubbubiyyah (ketuhanan) manusia untuk dapat berbuat adil, sabar, pemaaf dan perbuatan baik lainnya.
4. Tazkiyat annafsi (penyucian jiwa) Hakekat puasa yang keempat ini dapat menjadi sarana untuk membersihkan berbagai sifat buruk yang terdapat dalam jiwa manusia. Adakalanya jiwa manusia akan kotor bahkan sampai berkarat terbungkus oleh noda dan sikap keburukan yang terdapat didalamnya. Maka puasa dapat menjadi penyuci jiwa. Dengan demikian kesempatan hidup pada bulan ramadhan yang akan segera hadir, semoga dapat dijadikan momen untuk menigkatkan kualitas iman dan takwa untuk dapat maghfirah Allah SWT.
Namun demikian akhir dari keberhasilan setiap manusia yang berpuasa di bulan Ramadhan dapat dilihat dari perilaku, ucapannya setiap saat dalam kehidupan sehari-hari apakah sudah dapat mengendalikannya.
Semoga kita selalu dalam Lindungan Allh SWT, dan menjadi hamba yang Taqwa.
Amin……….
Namun demikian akhir dari keberhasilan setiap manusia yang berpuasa di bulan Ramadhan dapat dilihat dari perilaku, ucapannya setiap saat dalam kehidupan sehari-hari apakah sudah dapat mengendalikannya.
Semoga kita selalu dalam Lindungan Allh SWT, dan menjadi hamba yang Taqwa.
Amin……….
HAKEKAT SHOLAT
Saya mempunyai kenalan seseorang , jika dimarahi istrinya selalu senyum dan jika mendapat musibah juga selalu senyum dan salalu meng “ iya “ kan apa kata istrinya. Saya agak heran kenapa dia bisa melakukan semua itu selama bertahun-tahun.“Pak , kenapa setiap kali dimarahi istri selalu senyum dan bersabar?”tanya saya.
“ ITULAH HAKEKAT SHOLAT, yaitu kemampuan kita untuk mencegah diri dari perbuatan keji dan mungkar. Lantas untuk apa sholat lima waktu kalau hanya dimarahi istri saja saya mesti membalas memarahinya?
Apa bedanya saya yang sholat dengan yang tidak sholat?” Jawabnya.
Sekedar komentar dari cerita diatas, sudahkah kita mampu membalas kesalahan orang lain Dengan senyuman, jika sudah berarti kita sudah sampai pada hakekat sholat yang sebenarnya.
MALAM LAILATUR QADAR
Malam Lailatul Qadar
Malam Lailatul Qadar , juga diketahui sebagai malam yang lebih baik dari seribu bulan, seperti Allah berfirman.
Sesungguhnya Kami menurunkan Al-Qur’an pada malam Lailatul Qadar, tahukah engkau apakah malam Lailatul Qadar itu ? Malam Lailatul Qadar itu lebih baik dari seribu bulan, pada malam itu turunlah melaikat-malaikat dan Jibril dengan izin Allah Tuhan mereka (untuk membawa) segala usrusan, selamatlah malam itu hingga terbit fajar” [Al-Qadar : 1-5]
Carilah malam Lailatul Qadar di (malam ganjil) pada 10 hari terakhir bulan Ramadhan” [Hadits Riwayat Bukhari 4/225 dan Muslim 1169]
Apakah makna dari Malam Lailatul Qadar ?
Siapa yang sudah mendapatkan Malam Lailatul Qadar ?
Apakah Lailatul Qadar ada pada diri kita ?
Bukankah setiap manusia sudah mendapatkan Lailatul Qadar ?
Malam Lailatul Qadar , juga diketahui sebagai malam yang lebih baik dari seribu bulan, seperti Allah berfirman.
Sesungguhnya Kami menurunkan Al-Qur’an pada malam Lailatul Qadar, tahukah engkau apakah malam Lailatul Qadar itu ? Malam Lailatul Qadar itu lebih baik dari seribu bulan, pada malam itu turunlah melaikat-malaikat dan Jibril dengan izin Allah Tuhan mereka (untuk membawa) segala usrusan, selamatlah malam itu hingga terbit fajar” [Al-Qadar : 1-5]
Carilah malam Lailatul Qadar di (malam ganjil) pada 10 hari terakhir bulan Ramadhan” [Hadits Riwayat Bukhari 4/225 dan Muslim 1169]
Apakah makna dari Malam Lailatul Qadar ?
Siapa yang sudah mendapatkan Malam Lailatul Qadar ?
Apakah Lailatul Qadar ada pada diri kita ?
Bukankah setiap manusia sudah mendapatkan Lailatul Qadar ?
Langganan:
Postingan (Atom)
